USD/JPY Gagal Di Depan 111,00, Laporan ADP AS Dalam Fokus

FXStreet - Pasangan USD/JPY terlihat melanjutkan pergerakan pemulihan semalam yang tajam dari posisi terendah 7 minggu dan bergerak dalam tidak jauh untuk merebut kembali 111,00.

Pada hari Selasa, pasangan tersebut merosot di bawah angka psikologis utama 110,00 setelah data ekonomi AS yang mengecewakan yang mungkin menahan Fed menaikkan suku bunga lebih lanjut pada 2017. Namun, reli kuat di pasar ekuitas AS mengurangi daya tarik safe haven Yen Jepang dan membantu pasangan ini untuk pulih dari level yang lebih rendah.

Pasangan ini terus mendapatkan daya tarik selama awal sesi Eropa pada hari Rabu dan tetap didukung oleh nada positif seputar imbal hasil obligasi pemerintah AS. Namun, bull tampaknya berjuang di tingkat yang lebih tinggi di tengah kurangnya minat beli greenback lebih lanjut, di mana Indeks Dolar AS kunci masih mendekam di sekitar posisi terendah 15 bulan.

Sorotan hari ini dari data ekonomi AS adalah rilis laporan ADP mengenai lapangan kerja sektor swasta AS, yang dapat mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap angka NFP, berita utama Jumat dan akan memberi beberapa dorongan baru untuk pasangan mata uang utama ini.

Prospek teknis

Omkar Godbole, Analis dan Editor di FXStreet menulis: "Pasangan tersebut tampaknya akan menguji level MA-200 minggu di 111,28 dan dapat terus naik ke 111,85 [MA-100 mingguan] jika data ketenagakerjaan sektor swasta ADP AS pada pukul 12:15 GMT] mengalahkan estimasi. Namun, kenaikan di atas MA-200 mingguan di 111,28 bisa jadi singkat karena DMA-10 masih condong ke bawah."

Forsa Poll: Konservatif Kanselir Jerman Merkel Pertahankan Dukungan 40%

Hasil polling Forsa terbaru, yang dilakukan untuk majalah Stern dan penyiar RTL mengenai pemilu Jerman, menunjukkan bahwa partai CDU/CSU Kanselir Jerman Merkel mempertahankan dukungan 40% untuk minggu kedua berturut-turut.
अधिक पढ़ें Previous

RBNZ Dengan Suara Bulat Diharapkan Tidak Ubah OCR di 1,75% - TDS

RBNZ dengan suara bulat diharapkan tidak mengubah Official Cash Rate (OCR) di 1,75% pada 10 Agustus Kamis depan, menurut tim peneliti di TDS.
अधिक पढ़ें Next