28 Dec 2016
Reli Saham Australia, Saham Asia Lainnya Diperdagangkan Beragam
FXStreet - Para pedagang Australia kembali ke pasar dengan tiba-tiba, setelah menikmati musim liburan Natal dan Booking Day, memicu reli baru pada indeks di kawasan itu. Sedangkan saham Asia lainnya diperdagangkan tidak banyak berubah, meskipun sentimen tetap agak didukung, karena reli harga minyak kemarin dan penutupan positif Wall Street semalam.
Ekuitas Jepang gagal mendapatkan keuntungan dari aksi jual baru Yen terhadap Dolar Amerika, karena data beragam produksi industri Jepang dan penjualan ritel merusak sentimen investor. Nada hati-hati terlihat pada indeks Jepang sebagian besar karena kemerosotan lebih dari 20% pada saham Toshiba, dalam menanggapi berita perusahaan yang buruk.
Perusahaan tersebut mengatakan pada hari Selasa mungkin harus memesan beberapa miliar dolar dalam satu biaya yang terkait dengan akuisisi perusahaan konstruksi pembangkit listrik tenaga nuklir AS.
Sementara itu, Indeks Jepang 225 diperdagangkan +0,07% di 19.415. Patokan Australia, indeks ASX 200 reli +1,03% ke 5.684 poin. Pasar Cina daratan hampir datar, dengan komposit Shanghai turun -0,09% sedangkan komposit Shenzhen turun -0,30%. Hong Kong Hang Seng turun -0,12%.
Ekuitas Jepang gagal mendapatkan keuntungan dari aksi jual baru Yen terhadap Dolar Amerika, karena data beragam produksi industri Jepang dan penjualan ritel merusak sentimen investor. Nada hati-hati terlihat pada indeks Jepang sebagian besar karena kemerosotan lebih dari 20% pada saham Toshiba, dalam menanggapi berita perusahaan yang buruk.
Perusahaan tersebut mengatakan pada hari Selasa mungkin harus memesan beberapa miliar dolar dalam satu biaya yang terkait dengan akuisisi perusahaan konstruksi pembangkit listrik tenaga nuklir AS.
Sementara itu, Indeks Jepang 225 diperdagangkan +0,07% di 19.415. Patokan Australia, indeks ASX 200 reli +1,03% ke 5.684 poin. Pasar Cina daratan hampir datar, dengan komposit Shanghai turun -0,09% sedangkan komposit Shenzhen turun -0,30%. Hong Kong Hang Seng turun -0,12%.