Yen Jepang stabil seiring pertumbuhan Jepang yang kuat dan risiko hawkish The Fed saling mengimbangi

  • USD/JPY diperdagangkan di sekitar 159,05 pada hari Rabu, hampir tidak berubah pada hari itu, menghentikan rentetan kemenangan selama tujuh hari.
  • Pertumbuhan ekonomi Jepang melampaui ekspektasi dan mendukung mata uang Jepang.
  • Risiko intervensi di Jepang dan ekspektasi Fed yang lebih hawkish membatasi pergerakan pasar.

USD/JPY diperdagangkan di sekitar 159,05 pada saat berita ini ditulis pada hari Rabu, hampir tidak berubah pada hari itu, saat para investor menyeimbangkan beberapa faktor yang berlawanan seputar Yen Jepang (JPY) dan Dolar AS (USD). Pasangan mata uang ini berjuang untuk memperpanjang rentetan kenaikan selama tujuh hari karena data makroekonomi yang solid dari Jepang memberikan dukungan bagi mata uang Jepang.

Ekonomi Jepang tumbuh lebih kuat dari yang diperkirakan pada kuartal pertama, dengan pertumbuhan kuartalan sebesar 0,5% dibandingkan ekspektasi 0,4%. Secara tahunan, Produk Domestik Bruto (PDB) naik sebesar 2,1%, juga melampaui prakiraan sebesar 1,7%. Angka-angka ini memperkuat ekspektasi akan ekonomi yang lebih tangguh, meskipun beberapa analis percaya biaya energi yang lebih tinggi dapat membebani aktivitas dalam beberapa bulan mendatang.

Dukungan untuk Yen Jepang (JPY) juga tetap terkait dengan kekhawatiran terhadap potensi intervensi dari otoritas Jepang. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama baru-baru ini menyatakan bahwa pemerintah tetap siap bertindak terhadap volatilitas valuta asing yang berlebihan. Risiko intervensi ini dapat membatasi kenaikan tambahan pada USD/JPY di sekitar level saat ini.

Namun, prospek Yen Jepang terus dibatasi oleh perbedaan imbal hasil yang lebar antara Amerika Serikat (AS) dan Jepang. Imbal hasil Treasury AS yang tinggi terus mendukung strategi carry trade, di mana para investor meminjam mata uang dengan imbal hasil rendah seperti JPY untuk membiayai pembelian aset dengan imbal hasil lebih tinggi.

Di sisi AS, ketegangan geopolitik seputar diskusi antara Amerika Serikat dan Iran terus mendukung permintaan safe-haven untuk Dolar AS (USD). Para investor juga tetap fokus pada prospek kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed), karena ekspektasi sikap higher-for-longer terus mendukung imbal hasil AS.

Para investor kini menantikan rilis risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada hari Rabu untuk petunjuk tambahan mengenai arah masa depan bank sentral AS. Para analis di MUFG percaya dokumen tersebut dapat mengonfirmasi nada Fed yang lebih hawkish, sementara TD Securities mencatat bahwa diskusi mengenai penghapusan bias pelonggaran dapat menarik perhatian pasar.

Harga Yen Jepang Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Yen Jepang (JPY) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Yen Jepang adalah yang terkuat melawan Franc Swiss.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.02% -0.06% -0.05% 0.09% -0.34% -0.26% 0.13%
EUR -0.02% -0.09% -0.09% 0.06% -0.36% -0.26% 0.10%
GBP 0.06% 0.09% 0.02% 0.16% -0.29% -0.18% 0.19%
JPY 0.05% 0.09% -0.02% 0.14% -0.28% -0.19% 0.19%
CAD -0.09% -0.06% -0.16% -0.14% -0.43% -0.30% 0.05%
AUD 0.34% 0.36% 0.29% 0.28% 0.43% 0.10% 0.45%
NZD 0.26% 0.26% 0.18% 0.19% 0.30% -0.10% 0.37%
CHF -0.13% -0.10% -0.19% -0.19% -0.05% -0.45% -0.37%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Yen Jepang dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Dolar AS, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili JPY (dasar)/USD (pembanding).

Pound Sterling: Inflasi Inggris yang Lebih Lemah Memberatkan Pound – BBH

Elias Haddad dari Brown Brothers Harriman (BBH) melaporkan GBP/USD diperdagangkan di bawah 1,3400 setelah inflasi di Inggris (UK) meleset dari ekspektasi, meredakan tekanan pada Bank of England (BoE)
Leer más Previous

Minyak WTI Mempertahankan Kenaikan di Atas $102,00 dengan Gencatan Senjata AS-Iran yang Masih Rawan

Harga Minyak Mentah turun dari level tertinggi baru-baru ini pada hari Rabu tetapi tetap di atas level kunci $100, dengan patokan AS West Texas Intermediate (WTI) berkonsolidasi di atas $102,00 pada saat berita ini ditulis, seiring meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran
Leer más Next