EUR/USD Temukan Batas Temporer Dekat 1,0660, Penurunan Masih Berlanjut
- EUR/USD menemukan support interim di dekat 1,0660 sementara ketidakpastian menjelang inflasi PCE inti AS membuat prospeknya rentan.
- Para investor memprakirakan The Fed menurunkan suku bunga dua kali tahun ini.
- Euro akan mengikuti data HICP Juni pendahuluan untuk Prancis, Italia, dan Spanyol pada hari Jumat.
EUR/USD sedikit rebound pada sesi Eropa hari Kamis setelah turun ke terendah tujuh minggu di dekat 1,0665 sehari sebelumnya. Pasangan mata uang ini mendapat dukungan karena Dolar AS (USD) kesulitan untuk melanjutkan kenaikannya di tengah ketidakpastian menjelang data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE) inti Amerika Serikat (AS) untuk bulan Mei, yang akan diterbitkan pada hari Jumat. Namun, permintaan jangka pendek masih rentan di tengah kekhawatiran melebarnya divergensi kebijakan antara Federal Reserve (The Fed) dan European Central Bank (ECB).
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, menghadapi tekanan dalam upaya untuk bergerak di atas resistance penting 106,00.
Para investor akan mencermati data inflasi PCE inti AS, yang akan memberikan petunjuk mengenai kapan dan seberapa besar The Fed akan menurunkan suku bunga tahun ini. Laporan PCE AS diprakirakan menunjukkan bahwa tekanan harga inti tumbuh pada laju yang lebih lambat di 0,1% bulanan di bulan Mei dibandingkan 0,2% di bulan April. Pada basis tahunan, inflasi diprakirakan melambat ke 2,6% dari 2,8% di bulan April.
Angka inflasi yang lebih rendah dari prakiraan akan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed yang lebih awal, yang akan berdampak buruk bagi Dolar AS. Sebaliknya, angka-angka yang panas akan mengurangi prospek penurunan suku bunga The Fed.
Saat ini, pasar keuangan memprakirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan bulan September dan melakukan penurunan suku bunga berikutnya pada bulan November atau Desember.
Intisari Penggerak Pasar Harian: EUR/USD Masih Gelisah Menjelang Peristiwa-Peristiwa Penting
- EUR/USD terus menghadapi tekanan jual di dekat resistance angka bulat 1,0700. Prospek jangka pendek Euro masih belum pasti menjelang hasil pemilu Zona Euro dan berkembangnya spekulasi bahwa ECB akan melakukan penurunan suku bunga berturut-turut.
- Para investor tetap berhati-hati terhadap hasil pemilu Prancis di tengah spekulasi bahwa pemerintahan baru akan melakukan perubahan kebijakan fiskal yang signifikan, yang akan memperluas krisis keuangan. Ketidakpastian pemilu Prancis dipicu setelah Presiden Prancis Emmanuel Macron menyerukan pemilu sela setelah partainya mengalami kekalahan dalam hasil awal dari National Rally (RN) sayap kanan jauh Marine Le Pen.
- Dari sisi kebijakan moneter, para pengambil kebijakan ECB menahan diri dari berkomitmen pada jalur suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya setelah bank sentral memulai siklus penurunan suku bunga dalam pertemuan kebijakannya pada awal Juni di tengah kekhawatiran terhadap inflasi upah. Namun, suku bunga yang lebih tinggi sangat membebani permintaan secara keseluruhan, yang berdampak pada aktivitas di sektor manufaktur dan jasa.
- Kedepannya, data Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasi (HICP) Zona Euro pendahuluan untuk bulan Juni akan menjadi sorotan pada minggu depan, karena data tersebut akan memberikan petunjuk utama mengenai prospek suku bunga. Saat ini, para investor memprakirakan ECB akan melakukan penurunan suku bunga lagi pada tahun ini.
Analisis Teknis: EUR/USD Melayang di Bawah 1,0700

EUR/USD diperdagangkan dalam kisaran Rabu saat para investor absen menjelang data inflasi PCE inti AS. Batas miring ke bawah dari formasi pola Segitiga Simetris pada grafik harian tetap menjadi penghalang utama bagi pembeli Euro. Penurunan baru akan muncul jika pasangan mata uang ini berhasil menembus pola grafik yang disebutkan di atas.
Pasangan mata uang tunggal ini berada di bawah Exponential Moving Average (EMA) 200-hari di dekat 1,0780, mengindikasikan bahwa tren keseluruhannya adalah bearish.
Relative Strength Index (RSI) 14-periode berada di dekat 40,00. Momentum bearish akan terpicu jika osilator tergelincir di bawah level ini.