Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Temukan Support di Dekat $30,20 saat Investor Mencerna Risalah FOMC yang Hawkish
- Harga Perak menemukan batasnya di dekat $30,20 saat para investor telah memprakirakan panduan suku bunga yang hawkish dalam risalah pertemuan FOMC.
- Klaim pengangguran mingguan AS lebih rendah yaitu 215 ribu dibandingkan prakiraan 220 ribu pada pekan yang berakhir 17 Mei.
- Dolar AS dan imbal hasil obligasi masih berada di bawah tekanan karena prospek penurunan suku bunga The Fed yang kuat.
Harga Perak (XAU/USD) stabil di dekat $30,20 setelah penurunan vertikal di sesi New York hari Kamis. Penurunan tajam pada logam mulia ini didorong oleh risalah pertemuan kebijakan Federal Open market Committee (FOMC) bulan Mei yang bersifat hawkish, yang mengindikasikan bahwa para pejabat juga membahas kenaikan suku bunga lagi karena kemajuan dalam proses disinflasi terhenti pada kuartal pertama tahun ini.
Namun, dampak dari komunikasi FOMC yang bersifat hawkish seharusnya hanya bersifat sementara terhadap bullion karena pandangan para pengambil kebijakan didasarkan pada data inflasi yang lebih tinggi pada kuartal pertama tahun ini. Data inflasi harga konsumen pada bulan April turun sesuai prakiraan dan mengindikasikan bahwa tekanan harga akan kembali ke tingkat yang diinginkan yaitu 2%.
Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun turun ke 4,42% karena data inflasi yang lemah merupakan skenario yang tidak menguntungkan bagi suku bunga untuk tetap lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama. Penurunan imbal hasil pada aset-aset berbunga mengurangi biaya peluang memegang investasi pada aset-aset yang tidak memberikan imbal hasil seperti Perak.
Indeks Dolar AS (DXY) turun 0,2%, diperdagangkan dekat 104,70 karena para investor tetap yakin Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga mulai pertemuan September.
Indeks USD kesulitan untuk stabil meskipun Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat telah membukukan Klaim Pengangguran Awal yang lebih rendah dari prakiraan untuk pekan yang berakhir 17 Mei. Jumlah individu yang mengklaim tunjangan pengangguran yang untuk pertama ternyata lebih rendah yaitu 215 ribu dibandingkan prakiraan 220 ribu.
Analisis Teknis Perak
Harga Perak diperdagangkan dalam pola grafik Saluran Menanjak yang dibentuk pada grafik harian di mana setiap pullback dianggap sebagai peluang beli oleh para pelaku pasar. Exponential Moving Averages (EMA) 20 dan 50-hari yang miring ke atas mengindikasikan bahwa tren jangka pendek adalah bullish.
Relative Strength Index (RSI) 14-periode berosilasi dalam kisaran bullish 60,00-80,00, mengindikasikan bahwa momentum telah condong ke atas.
Grafik Harian Perak
