GBP/USD Masih Berada di Bawah Tekanan Jual di Bawah 1,2550, Data IHP AS Membayangi

  • GBP/USD diperdagangkan dengan catatan yang lebih lemah di sekitar 1,2540 di awal sesi Asia hari Kamis.
  • Perekonomian AS yang tangguh dan inflasi yang tinggi kemungkinan akan menggagalkan rencana Fed untuk memangkas suku bunga tahun ini.
  • Setiap petunjuk mengenai penurunan suku bunga di bulan Mei atau pernyataan dovish dari BoE dapat memberikan tekanan pada GBP.

Pasangan GBP/USD tetap berada di bawah tekanan jual di dekat 1,2540 setelah memantul dari level terendah 2024 di 1,2520. Aksi jual pada pasangan mata uang utama ini didorong oleh penguatan Dolar AS (USD) setelah data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang mengejutkan pada bulan Maret. Para investor menantikan data Indeks Harga Produsen (IHP) bulan Maret AS dan Klaim Pengangguran Awal mingguan pada hari Kamis sebelum angka Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris dirilis pada akhir pekan ini.

Pada hari Rabu, rilis inflasi IHK untuk bulan Maret menegaskan keyakinan bahwa inflasi yang tinggi akan meyakinkan Federal Reserve (The Fed) untuk menunda rencana penurunan suku bunga. Pasar Fed Funds Futures mendorong ekspektasi penurunan suku bunga pertama dari Juni ke September, menurut CME FedWatch Tool.

Inflasi AS, yang diukur dengan IHK, naik 0,4% MoM di bulan Maret, menempatkan tingkat inflasi tahunan di 3,5%, Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja mengungkapkan pada hari Rabu. Sementara itu, IHK Inti, tidak termasuk komponen makanan yang mudah menguap dan energi, naik 0,4% MoM sementara naik 3,8% dari tahun lalu, dibandingkan dengan estimasi untuk 0,3% dan 3,7%.

Di sisi lain, Pound Sterling (GBP) akan dipengaruhi oleh Produk Domestik Bruto (PDB) bulanan Inggris dan Produksi Industri bulan Februari, yang akan dirilis pada hari Jumat. Pasar mengantisipasi bank sentral Inggris akan memangkas suku bunga setelah pertemuan bulan Juni. Sementara itu, setiap petunjuk mengenai penurunan suku bunga pada bulan Mei atau komentar-komentar dovish dari para pengambil kebijakan BoE dapat membebani GBP dan menjadi penghalang bagi pasangan GBP/USD. 

Level-Level Teknis GBP/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.2541
Perubahan harian hari ini 0.0001
Perubahan harian hari ini % 0.01
Pembukaan harian hari ini 1.254
 
Tren
SMA 20 Harian 1.2654
SMA 50 Harian 1.2663
SMA 100 Harian 1.267
SMA 200 Harian 1.2587
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 1.2708
Terendah Harian Sebelumnya 1.252
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 1.2684
Terendah Mingguan Sebelumnya 1.2539
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 1.2894
Terendah Bulanan Sebelumnya 1.2575
Fibonacci Harian 38,2% 1.2592
Fibonacci Harian 61,8% 1.2637
Pivot Point Harian S1 1.2471
Pivot Point Harian S2 1.2402
Pivot Point Harian S3 1.2283
Pivot Point Harian R1 1.2659
Pivot Point Harian R2 1.2778
Pivot Point Harian R3 1.2847

 

 

 

 

PBoC Tetapkan Kurs Tengah USD/CNY pada 7,0968 versus 7,0959 Sebelumnya

Pada hari Kamis, People's Bank of China (PBoC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan berikutnya di 7,0968 dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 7,0959 dan 7,2622 estimasi Reuters.
Mehr darüber lesen Previous

Suzuki Jepang Tidak akan Kesampingkan Langkah Apa Pun untuk Merespons Pergerakan Valas yang Berlebihan

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki menawarkan beberapa intervensi verbal pada hari Kamis. Suzuki mengatakan bahwa ia tidak akan mengesampingkan tindakan apapun untuk menanggapi pergerakan valuta asing (Valas) yang berlebihan. Ia juga mengatakan bahwa ia terus berdiskusi dengan Wakil Menteri Keuangan Kanda mengenai nilai tukar mata uang.
Mehr darüber lesen Next