Dolar AS Kembali ke Zona Hijau Dalam Pekan yang Beragam Jelang Pertemuan The Fed

  • Dolar AS naik kembali di atas level penting menjelang pertemuan The Fed.
  • Para pedagang terkejut dengan angka JOLTS yang optimis, dengan lowongan pekerjaan masih berada di level-level yang tinggi.
  • Indeks Dolar AS berada di sekitar SMA 200-hari dan tetap terjebak dalam polanya.

Dolar AS (USD) menghadapi peristiwa penting pertamanya di tahun 2024 yaitu keputusan suku bunga Federal Reserve AS untuk bulan Januari. Semua perhatian akan tertuju pada Ketua Federal Reserve Jerome Powell dan apa yang akan ia sampaikan ke pasar. Meskipun diprakirakan tidak ada perubahan suku bunga, nada pernyataan Powell masih bisa bersifat hawkish atau dovish dan dapat mengurangi harapan penurunan suku bunga lebih lanjut dengan cepat dan memperhitungkan kembali Dolar AS (lebih kuat).

Dari sisi ekonomi, menu yang sempurna ada menjelang acara utama Rabu malam ini. Para pedagang akan mendapat kesempatan untuk menggali laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP yang disusun untuk sektor swasta menjelang laporan resmi ketenagakerjaan AS pada hari Jumat. Indeks Manajer Pembelian Chicago untuk bulan Januari juga akan dirilis, dengan para pedagang mencari konfirmasi angka melonjak keluar dari wilayah kontraksi (lebih dari 50), seperti yang dilaporkan IMP minggu lalu. Kasus seperti itu akan membantu memastikan pemulihan dan soft landing.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Ketegangan Meningkat

  • Mortgage Bankers Association (MBA) akan merilis angka mingguan permohonan hipotek pukul 12:00 GMT (19:00 WIB). Sebelumnya di 3,7%.
  • Pada pukul 13:15 GMT (20:15 WIB) laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP akan dirilis. Sebelumnya adalah 164.000 dengan prakiraan 145.000.
  • Mendekati pukul 13.30 GMT (20:30 WIB), Indeks Ketenagakerjaan untuk kuartal keempat akan dirilis. Sebelumnya adalah 1,1% dengan prakiraan 1,0% untuk saat ini.
  • Pada pukul 14:45 GMT (21:45 WIB) Indeks Manajer Pembelian (IMP) Chicago untuk bulan Januari akan dirilis. Angka sebelumnya mencerminkan kontraksi di 46,9, dan kali ini diprakirakan 48. Angka di atas 50 berarti pertumbuhan.
  • Federal Open Market Committee (FOMC) akan merilis keputusan suku bunga pertamanya untuk tahun 2024:
    • Pada pukul 19:00 GMT (Kamis, 02:00 WIB), The Fed akan merilis keputusan suku bunganya dengan pernyataan tertulis bersama.
    • Sekitar pukul 19:30 (Kamis, 02:30 WIB), Ketua The Fed AS Jerome Powell akan menyampaikan pidatonya dan menjelaskan lebih jauh bagaimana The Fed melihat kondisi terkini di AS.
  • Meskipun perubahan suku bunga tidak diprakirakan terjadi, pertemuan tersebut masih dapat bernuansa hawkish atau dovish yang dapat membuat Greenback naik atau turun dalam Indeks Dolar AS..
  • Pasar ekuitas melemah setelah pendapatan dari AMD dan Alphabet meleset dari prakiraan. Ditambah lagi dengan IMP Manufaktur Tiongkok meleset dari ekspektasi, dan selera risiko tampaknya sangat ringan Rabu ini.
  • FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan bahwa pasar menilai kemungkinan 97,9% keputusan suku bunga tidak berubah pada Rabu malam ini, dengan peluang penurunan suku bunga tipis yaitu 2,1%.
  • Imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan patokan diperdagangkan dekat 4,01% dan berada di level terendah untuk minggu ini menjelang keputusan suku bunga The Fed.

Analisis Teknis Indeks Dolar AS: Saat yang Telah Kita Tunggu-Tunggu

Indeks Dolar AS (DXY) mungkin menemukan katalisnya pada Rabu ini. Selama hampir dua minggu sekarang DXY tidak mampu melakukan perdagangan menjauh dari Simple Moving Average 55-hari (103,02) dan 200-hari (103,54) meskipun terdapat beberapa penembusan palsu dan kedua MA dilewati.

Meskipun pertemuan The Fed pada Rabu ini kemungkinan tidak akan menghasilkan perubahan suku bunga apa pun, hasilnya masih dapat menguntungkan Greenback jika Powell menyampaikan pernyataan hawkish kepada pasar. Kasus seperti itu akan memundurkan ekspektasi penurunan suku bunga pertama The Fed.

Dalam skenario seperti itu, DXY akan mampu melepaskan diri dari SMA 200-hari. Amatilah 104,36 sebagai level resistance pertama untuk sisi atas, dalam bentuk SMA 100-hari. Jika level tersebut ditembus juga, tidak ada yang akan menahan DXY untuk menuju ke 105,88 atau 107,20 – tertinggi September.

Di sisi lain, dengan terulangnya penembusan di atas SMA 200-hari, sekali lagi, bull trap juga bisa terbentuk jika harga mulai meluncur di bawah moving average yang sama. Hal ini akan menimbulkan long squeeze (situasi dimana investor yang memegang posisi beli merasa perlu menjual saat pasar turun untuk membatasi kerugian), dengan pembeli Dolar AS terpaksa mulai menjual di sekitar 103,10 di SMA 55-hari. Jika di bawahnya, penurunan akan menuju ke 102,00.

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn) Jerman Januari Dicatat Di 2.9%, Di Bawah Harapan 3.3%

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn) Jerman Januari Dicatat Di 2.9%, Di Bawah Harapan 3.3%
了解更多 Previous

Jerman: Inflasi Semakin Melambat di Januari

Menurut Destatis, Tingkat Inflasi pendahuluan di Jerman menunjukkan harga konsumen naik 0,2% bulanan di Januari (dari 0,1%) dan 2,9% selama dua belas
了解更多 Next