Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mundur dari Level Tertinggi Lima Bulan, Diperdagangkan di Dekat $1.970

  • Harga emas menghentikan kenaikan beruntun di tengah pemulihan Dolar AS.
  • Eskalasi konflik Israel-Hamas dapat membatasi kejatuhan harga Emas.
  • Greenback menerima dukungan kenaikan karena peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah AS.
  • Pernyataan dovish dari pejabat Fed melemahkan Dolar.

Harga emas menghentikan kenaikan beruntun yang dimulai pada 17 Oktober, diperdagangkan lebih rendah di sekitar $1.970 per troy ons selama sesi Asia pada hari Senin. Meskipun ketegangan geopolitik antara Israel dan Hamas biasanya berkontribusi pada permintaan yang lebih tinggi terhadap emas sebagai aset safe haven tradisional, sentimen risk-on saat ini menjadi tantangan bagi harga emas.

Indeks Dolar AS (DXY) pulih, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 106,30 pada saat artikel ini ditulis. Dolar AS menerima dukungan kenaikan karena momentum positif dalam imbal hasil obligasi AS, dengan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun mencapai 4,98%, naik 1,30% pada saat berita ini ditulis.

Greenback juga berpotensi didukung oleh data ekonomi AS yang kuat yang dirilis selama pekan sebelumnya. Data pekerjaan baru-baru ini memberi gambaran ekonomi yang kuat. Klaim Pengangguran Awal Mingguan telah mencapai level terendah sejak Januari, mengindikasikan pasar tenaga kerja yang solid dan tangguh. Namun, tren yang kontras terlihat pada penjualan rumah yang sudah ada, yang telah jatuh ke titik terendah sejak 2010, yang menandakan adanya tantangan di pasar perumahan.

Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, pada hari Jumat, menyatakan bahwa Federal Reserve tidak mungkin menurunkan suku bunga sebelum pertengahan tahun depan. Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker menegaskan kembali preferensinya untuk mempertahankan suku bunga yang tidak berubah.

Lebih lanjut, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester menyatakan bahwa The Fed "berada di atau dekat puncak siklus kenaikan suku bunga." Namun, Mester juga mengakui bahwa data yang dirilis pada pekan sebelumnya dapat mempengaruhi keputusan bank sentral mengenai masa depan kebijakan moneter.

Ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell, pada pekan sebelumnya, menegaskan bahwa bank sentral tidak merencanakan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Powell menekankan potensi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut dalam menanggapi tanda-tanda pertumbuhan tambahan.

Investor kemungkinan akan terus memantau IMP S&P Global AS pada hari Selasa, diikuti oleh Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal ketiga pada hari Kamis. Indikator-indikator utama ini berpotensi untuk secara signifikan memengaruhi sentimen pasar dan memberikan wawasan ke dalam lanskap ekonomi Amerika Serikat yang lebih luas.

 

 

USD/CAD Bertahan di Atas Area 1,3700, Investor Menunggu Keputusan Suku Bunga BoC

Pasangan USD/CAD diperdagangkan sideways di sekitar 1,3715 selama awal sesi Asia hari Senin. Para investor menanti Keputusan Suku Bunga Bank of Canada
अधिक पढ़ें Previous

Consumer Confidence Adj Belanda Oktober: -38 versus -39

Consumer Confidence Adj Belanda Oktober: -38 versus -39
अधिक पढ़ें Next