Analisis Harga USD/INR: Naik ke Area 83,20-25, Kembali Mendekati Swing High Bulanan

  • USD/INR menguat untuk dua hari berturut-turut dan menyentuh puncak multi-hari pada hari Selasa.
  • Pengaturan teknis memerlukan kehati-hatian bagi para pedagang dan sebelum memposisikan diri untuk kenaikan lebih lanjut.
  • Setiap penurunan korektif menuju level 83,00 saat ini dapat dilihat sebagai peluang pembelian.

Pasangan USD/INR mendapatkan daya tarik positif untuk 2 hari berturut-turut di hari Selasa dan naik ke puncak multi-hari selama sesi Asia. Harga spot saat ini diperdagangkan di sekitar area 83,20, naik 0,15% untuk hari ini, dan masih berada dalam jarak yang cukup dekat dengan puncak bulanan yang disentuh pekan lalu.

Prospek pengetatan kebijakan lebih lanjut oleh Federal Reserve (Fed) terus mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi dan mendukung Dolar AS (USD). Selain itu, dorongan risk-off – seperti yang digambarkan oleh nada yang lebih lemah di sekitar pasar ekuitas – membantu Greenback yang merupakan safe haven untuk berdiri tegak di dekat level tertingginya sejak Desember 2022 yang disentuh pada hari Senin. Hal ini, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor kunci yang terus menjadi penarik bagi pasangan USD/INR.

Dari perspektif teknikal, osilator pada grafik harian belum mendapatkan daya tarik positif yang berarti dan perlu diwaspadai oleh para pedagang bullish yang agresif. Oleh karena itu, akan lebih bijaksana untuk menunggu beberapa aksi beli lanjutan di luar area 82,30, atau puncak bulanan, sebelum memposisikan diri untuk pergerakan naik lebih lanjut. Pasangan USD/INR kemudian dapat melampaui puncak sepanjang masa, di sekitar area 83,40-83,45 yang disentuh pada 15 Agustus, dan bertujuan untuk menaklukkan angka 84,00.

Di sisi lain, setiap penurunan korektif saat ini mungkin akan menemukan beberapa support di dekat angka 83,00 menjelang swing low hari Jumat, di sekitar area 82,80-82,75. Hal ini diikuti oleh Simple Moving Average (SMA) 100-hari yang miring ke atas, yang saat ini dipatok di dekat pertengahan 82,00-an, dan SMA 200-hari, di sekitar area 82,35. Yang terakhir ini akan menjadi titik penting untuk pasangan USD/INR, yang jika ditembus dengan tegas akan dilihat sebagai pemicu baru bagi para pedagang bearish.

Harga spot kemudian dapat berubah menjadi rentan untuk mempercepat penurunan menuju angka 82,00. Lintasan penurunan dapat berlanjut lebih jauh dan akhirnya menyeret pasangan USD/INR ke level terendah bulan Juli, di sekitar area 81,70-81,65.

Grafik Harian USD/INR

Grafik Harian USD/INR

 

Harga Emas Masih Tertekan Akibat Prospek Suku Bunga yang Lebih Tinggi

Harga emas masih berada di bawah tekanan jual untuk 2 hari berturut-turut pada hari Selasa – juga menandai hari kelima pergerakan negatif dari enam ha
Baca lagi Previous

Produksi Industri (Thn/Thn) Singapura Agustus Di Bawah Perkiraan -3.1%: Aktual (-12.1%)

Produksi Industri (Thn/Thn) Singapura Agustus Di Bawah Perkiraan -3.1%: Aktual (-12.1%)
Baca lagi Next