Harga Emas Konsolidasi Jelang Data Pasar Tenaga Kerja dan Data Aktivitas Pabrik

  • Harga Emas menunggu data ekonomi penting untuk aksi lebih lanjut.
  • PCE AS tetap persisten pada bulan Juli karena pertumbuhan upah yang stabil.
  • Inflasi AS menjadi lebih responsif terhadap pasar kerja.

Harga Emas (XAU/USD) tetap tenang menjelang data Nonfarm Payrolls (NFP) dan IMP Manufaktur ISM AS untuk bulan Agustus, yang akan menentukan keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada tanggal 20 September. Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole mengatakan bahwa kebijakan lebih lanjut akan bergantung pada data yang masuk dan menyebutkan bahwa inflasi menjadi lebih responsif terhadap pasar kerja.

Logam mulia kesulitan mengambil arah yang jelas karena investor menunggu gambaran yang jelas atas kondisi pasar tenaga kerja untuk melakukan perdagangan yang terinformasi. Laporan Perubahan Ketenagakerjaan ADP AS yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa permintaan tenaga kerja melemah dan momentum pertumbuhan upah melambat pada bulan Agustus. Perusahaan-perusahaan tampaknya enggan menambah angkatan kerja mereka untuk menghindari kelebihan produksi karena prospek permintaan yang memburuk.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Harga Emas Menunggu Data NFP AS

  • Harga Emas terus diperdagangkan sideways. Sisi atas tetap terbatas di sekitar $1.950,00 karena data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure (PCE) persisten, sementara sisi bawah tetap didukung di dekat $1.940,00 yang terinspirasi oleh lemahnya permintaan tenaga kerja.
  • Logam mulia diprakirakan akan menunjukkan aksi yang besar setelah rilis data Nonfarm Payrolls AS, yang akan dipublikasikan pada pukul 12:30 GMT (19:30 WIB).
  • Harga Emas diperdagangkan dalam kisaran harga Rabu pada hari Kamis karena dampak lemahnya laporan Ketenagakerjaan ADP diimbangi oleh angka yang masih tinggi dari pengukur inflasi yang disukai Federal Reserve, Indeks Harga PCE.
  • Indeks harga PCE AS tetap stabil di bulan Juli. Angka PCE utama dan PCE inti bulanan tumbuh pada laju stabil 0,2%. Selain itu, angka PCE utama dan PCE inti tahunan sedikit naik masing-masing ke 3,3% dan 4,2%, seperti yang diprakirakan oleh para pelaku pasar.
  • Sementara itu, pasar tenaga kerja AS memberikan petunjuk yang beragam. Laporan Ketenagakerjaan ADP untuk bulan Agustus menunjukkan penciptaan lapangan kerja yang lebih rendah, sementara Klaim Pengangguran untuk pekan yang berakhir 25 Agustus lebih rendah.
  • Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa individu yang mengklaim tunjangan pengangguran turun ke 228 ribu, lebih kecil dari prakiraan 235 ribu dan angka sebelumnya 232 ribu.
  • Laporan ADP untuk bulan Agustus menunjukkan sektor swasta AS menambah 177 ribu karyawan, lebih rendah dari ekspektasi 195 ribu dan kurang dari separuh revisi ke atas angka Juli 371 ribu.
  • Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja sebagian besar berasal dari sektor rekreasi dan perhotelan. Penciptaan lapangan kerja oleh hotel, restoran, dan perusahaan-perusahaan lain di sektor ini turun sebesar 30 ribu pada bulan Agustus setelah berbulan-bulan terjadi perekrutan pekerja yang kuat.
  • Pertumbuhan upah juga melambat pada bulan Agustus. Para pekerja yang menetap mengalami pertumbuhan gaji tahunan sebesar 5,9%, sementara pertumbuhan gaji para pekerja yang berpindah pekerjaan melambat ke 9,5%.
  • Ke depan, investor akan tetap fokus pada data NFP karena Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan bahwa kebijakan lebih lanjut akan bergantung pada data dan inflasi menjadi lebih responsif terhadap pasar tenaga kerja.
  • Para pengusaha di AS diprakirakan menambah 170 ribu pekerja di bulan Agustus, turun dari angka Juli 187 ribu. Tingkat Pengangguran diprakirakan tidak berubah di 3,5%.
  • Selain data pasar kerja, investor akan fokus pada Pendapatan Rata-Rata Per Jam. Biaya tenaga kerja diprakirakan tumbuh 0,3% pada bulan tersebut, melambat dari kenaikan 0,4% yang terlihat pada bulan Juli. Para basis tahunan, pertumbuhan Pendapatan Rata-Rata Per Jam diprakirakan tidak berubah di 4,4%.
  • Pertumbuhan upah yang kuat telah menjadi katalis utama di balik tekanan inflasi yang persisten. Belanja rumah tangga AS tetap solid karena pendapatan yang dapat dibelanjakan lebih tinggi.
  • Di tengah minggu yang penuh data ini, IMP Manufaktur ISM juga akan menjadi perhatian investor. Indeks tersebut, yang mengukur aktivitas di sektor pabrik AS, diprakirakan di 47,0, lebih tinggi dari angka Juli 46,4. Namun, angka di bawah ambang batas 50,0 mengindikasikan kontraksi dalam aktivitas.
  • IMP Manufaktur Agustus bisa tetap di bawah 50,0 selama sembilan bulan berturut-turut. Pabrik-pabrik AS beroperasi dengan kapasitas yang lebih rendah karena kondisi permintaan yang memburuk.

Analisis Teknis: Harga Emas Berada di Bawah $1.950

Harga Emas menunjukkan kinerja yang lesu di bawah $1.950,00 karena investor menunggu data pasar tenaga kerja AS untuk aksi lebih lanjut. Logam mulia berosilasi di dekat bagian atas pola grafik Saluran Menanjak yang terbentuk pada grafik waktu yang kecil. Logam kuning stabil di atas Exponential Moving Average (EMA) 20- dan 50-hari, yang mengindikasikan bahwa tren jangka menengah telah berubah menjadi positif.

Relative Strength Index (RSI) naik ke dekat 60,00. Penembusan tegas ke dalam kisaran 60,00-80,00 kemungkinan akan mengaktifkan dorongan bullish.

USD/CHF Masih di Bawah 0,8850, IHK Swiss Tetap Konsisten, Fokus pada NFP AS

USD/CHF diperdagangkan lebih rendah di sekitar 0,8830, mundur dari kenaikan hari sebelumnya selama sesi Eropa pada hari Jumat. Franc Swiss mendapatkan
了解更多 Previous

EUR/GBP Mundur karena Inflasi Zona Euro yang Tetap Mendukung Kenaikan Suku Bunga

Pasangan EUR/GBP turun kembali karena pullback ke dekat 0,8570 bertemu dengan penawaran jual di sesi Eropa. Pasangan mata uang ini terus mengalami pen
了解更多 Next