Pasar Saham Asia: Merayap Lebih Rendah, Ekuitas Tiongkok Memimpin Penurunan di Tengah Kekhawatiran Fed Hawkish
- Pasar saham Asia diperdagangkan di wilayah negatif karena ketakutan terhadap inflasi lebih tinggi di AS, kesengsaraan Tiongkok.
- Indeks Tiongkok memimpin penurunan karena kekhawatiran terhadap ekonomi yang goyah.
- Bank of Japan (BoJ) menawarkan JGB tanpa batas dengan jangka waktu 5-10 tahun dengan tingkat bunga tetap.
Pasar saham Asia merosot pada hari Senin di tengah kekhawatiran sikap yang lebih hawkish dari Federal Reserve (The Fed) dan kesengsaraan Tiongkok. Selama awal sesi Eropa pada hari Senin, EuroStoxx Futures turun 0,41% ke 4.326 pada saat penulisan. Selain itu, indeks Tiongkok memimpin penurunan karena kekhawatiran terhadap ekonomi goyah.
Pada saat penulisan, Shanghai Tiongkok turun 0,36% ke 3.178, Indeks Komponen Shenzhen merosot 0,56% ke 10.750, Hang Sang Hong Kong turun 2,04% ke 18.688, NIFTY 50 India turun 0,38%, dan Kospi Korea Selatan turun 0,78%.
Di Jepang, Bank of Japan (BoJ) menawarkan Obligasi Pemerintah Jepang/Japanese Government Bonds (JGB) tanpa batas dengan sisa jatuh tempo 5 hingga 10 tahun dengan tingkat bunga tetap di awal sesi Asia pada hari Senin. Menyusul data tersebut, USD/JPY mencapai terendah baru intraday di dekat 144,65 dan membukukan penurunan pertamanya dalam enam hari setelah mencapai tertinggi baru tahunan sebelumnya hari ini.
Selanjutnya, pelaku pasar akan mengamati dengan cermat Penjualan Ritel AS, Risalah FOMC, dan komentar dari para pejabat The Fed untuk mencari dorongan baru. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat memberikan petunjuk untuk kebijakan moneter lebih lanjut dan memberikan arahan untuk aset-aset berisiko seperti ekuitas, mata uang yang sensitif terhadap risiko, dll.