GBP/JPY Pulih dengan Kuat dari 181,00 karena Perbedaan Kebijakan BoE-BoJ akan Semakin Melebar
- GBP/JPY pulih dari 180,80 karena BoE tampaknya akan menaikkan suku bunga ke-14 berturut-turut.
- IMF mengatakan pada hari Selasa bahwa BoJ harus mencari cara untuk beralih dari kebijakan moneter yang mendukung.
- Kenaikan upah dapat memaksa BoJ untuk mendiskusikan perubahan dalam YCC pada pertemuan kebijakan berikutnya.
Pasangan GBP/JPY menemukan kekuatan di sekitar 180,80 dan pulih dengan tajam di sesi Asia. Pasangan ini menarik penawaran signifikan karena perbedaan kebijakan Bank of England (BoE)-Bank of Japan (BoJ) akan semakin melebar.
Bank sentral di Jepang dan Inggris akan mengumumkan kebijakan moneter masing-masing pada 28 Juli dan 3 Agustus dimana bank sentral Jepang diharapkan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah sementara bank sentral Inggris akan memperketat kebijakan moneter lebih lanjut agar inflasi yang membandel dapat kembali ke 2%.
Beberapa hari yang lalu para pelaku pasar mengharapkan bahwa Gubernur BoJ Kazuo Ueda akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang sangat dovish bersama dengan panduan ekspansif karena agendanya adalah untuk menjaga inflasi tetap di atas 2%.
Tekanan inflasi di Jepang sebagian besar didorong oleh tingginya harga barang impor sementara dukungan dari dalam negeri tidak ada. Situasi saat ini berubah karena pergeseran perilaku perusahaan terhadap kenaikan upah, yang mendukung permintaan domestik. Situasi baru ini dapat memaksa BoJ untuk mendiskusikan perubahan pada Yield Curve Control (YCC) pada pertemuan kebijakan berikutnya. Selain itu, Dana Moneter Internasional (IMF) mengatakan pada hari Selasa bahwa BoJ harus mencari jalan keluar dari kebijakan moneter yang mendukung.
Sementara itu, Pound Sterling mendapatkan dukungan karena BoE bersiap untuk kenaikan suku bunga ke-14 berturut-turut karena kemenangan melawan inflasi yang membandel masih jauh dari jangkauan. Gubernur BoE Andrew Bailey diharapkan akan mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp), yang akan mendorong suku bunga menjadi 5,25%. Jajak pendapat dari Reuters menyampaikan bahwa suku bunga di Inggris akan mencapai puncaknya di sekitar 5,75%.