USD/IDR: Hal-Hal Positif Dalam Ekonomi Indonesia Bisa Bantu Sikap Defensif Terhadap Penguatan Dolar – MUFG

Pada bulan Mei, Rupiah Indonesia melemah terhadap Dolar AS dari 14.671 menjadi 14.988. Para ekonom di MUFG Bank menganalisis prospek USD/IDR.

Fundamental Neraca Transaksi Berjalan Mendukung Rupiah

Penguatan Dolar AS menggerakkan USD/IDR lebih tinggi, meskipun kami tidak mengantisipasi pelemahan berlebihan dalam beberapa bulan mendatang.

Fundamental stabil. Pertumbuhan PDB mencapai 5,03% YoY di kuartal pertama, mirip dengan hasil 5,01% di kuartal keempat 2022. Inflasi turun lebih jauh dan kami mengantisipasi inflasi akan turun menuju kisaran 2-3% dalam beberapa bulan mendatang.

Gubernur BI Perry Warjiyo menyebutkan bank sentral akan melanjutkan stabilisasi mata uang, termasuk intervensi Operation Twist di pasar obligasi. Tindakan ini ditargetkan untuk mengelola inflasi impor dan volatilitas keuangan global. BI mempertahankan pandangannya bahwa inflasi akan kembali ke kisaran target 2-4% pada kuartal ketiga 2023. Operation Twist akan terus berlanjut. Fasilitas deposito berjangka valuta asing dengan BI dapat terus mendukung stabilitas Rupiah.

Kami memprakirakan USD/IDR akan turun ke 14.400 pada kuartal pertama 2024.

USD/CNH: Bias ke Atas Tampaknya Hidup Kembali – UOB

Kenaikan ekstra dalam USD/CNH awalnya dapat berlanjut ke wilayah 7,1800, komentar Ekonom Lee Sue Ann dan Pakar Strategi Pasar Quek Ser Leang di UOB Gr
อ่านเพิ่มเติม Previous

EUR/USD Naik ke Puncak 3-Minggu di Atas 1,0800, Amati Data ZEW, IHK AS

Mata uang tunggal melanjutkan awal minggu perdagangan baru yang baik dan mengangkat EUR/USD ke tertinggi baru 3 minggu di atas 1,0800 pada hari Selasa
อ่านเพิ่มเติม Next