AUD/JPY Mundur Menuju 91,00 karena Risalah Rapat RBA yang Suram, Imbal Hasil yang Lesu

  • AUD/JPY memperbarui level terendah dalam perdagangan setelah Risalah Rapat RBA, imbal hasil yang lesu juga membebani harga.
  • Risalah Rapat RBA mengecewakan para anggota yang aggresif dengan mengutip sedikit ruang untuk risiko kenaikan inflasi.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah 10-tahun AS menghentikan tren naik dua hari di tengah kekhawatiran gagal bayar AS, kecemasan menjelang data penting AS.
  • Pembelaan BoJ atas kebijakan uang awal, sentimen campuran mendorong para pembeli AUD/JPY.

AUD/JPY mengambil tawaran jual untuk memperbarui level terendah dalam perdagangan di dekat 91,00, membalikkan kenaikan awal pekan, karena risalah rapat kebijakan moneter terbaru Reserve Bank of Australia (RBA) mengecewakan para pembeli Dolar Australia (AUD) di awal hari Selasa. Terlepas dari risalah rapat RBA, imbal hasil obligasi peemrintah AS yang lesu juga memberikan tekanan turun pada pasangan mata uang ini.

Risalah rapat kebijakan moneter RBA bulan Mei gagal untuk membenarkan kejutan hawkish terbaru karena mengutip pelonggaran tekanan inflasi. Risalah rapat juga menunjukkan kekhawatiran para pengambil kebijakan tentang pertumbuhan produktivitas yang lamban membebani harga AUD/JPY.

Baca juga: Risalah Rapat RBA: Dewan Pertimbangkan untuk Tunda atau Naikkan 25 BP pada Keputusan Kebijakan Bulan Mei

Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun kembali ke 3,49% setelah tren naik selama dua hari karena sentimen pasar melemah menjelang pembicaraan pagu utang AS. Selain itu, kecemasan sebelum data utama Penjualan Ritel AS dan data Tionfkok yang buruk juga mendorong optimisme di awal minggu dan memikat barometer risiko pasangan AUD/JPY.

Meskipun demikian, sejumlah komentar terbaru dari Ketua DPR Amerika Serikat Kevin McCarthy yang mengatakan, "Saya rasa kita tidak berada di tempat yang baik," tampaknya membebani sentimen di tengah kekhawatiran akan kebuntuan dalam perpanjangan pagu utang AS karena Partai Republik mungkin akan tetap pada permintaan mereka.

Selanjutnya, data Tiongkok untuk bulan April, yang terdiri dari Produksi Industri dan Penjualan Ritel untuk bulan April dapat menghibur para pedagang pasangan AUD/JPY. Lebih penting lagi, berita utama seputar pembicaraan pagu utang AS dan Bank of Japan (BoJ) harus diawasi dengan cermat untuk mendapatkan arah yang jelas.

Analisis Teknis

Terlepas dari penurunan terbaru, para penjual AUD/JPY perlu menaklukkan garis resistance sebelumnya dari awal Mei, yang saat ini menjadi support terdekat di sekitar 91,00, agar dapat mengambil alih kendali.

Notulen RBA: Dewan Pertimbangkan untuk Menunda atau Naikkan 25 Basis Poin pada Keputusan Kebijakan Bulan Mei

Reuters melaporkan bahwa bank sentral Australia memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan bulan Mei karena risiko-risiko inflasi dari pertu
Leer más Previous

AUD/USD Turun di Bawah 0,6700 karena Risalah Rapat RBA Tidak terlalu Hawkish

Pasangan AUD/USD telah turun di bawah support level angka bulat 0,6700 di tengah rilis notulen Reserve Bank of Australia (RBA) untuk pertemuan kebijak
Leer más Next