EUR/USD Mendekati 1,1100 karena Fed Memilih Panduan Netral, Kebijakan ECB Menjadi Pusat Perhatian

  • EUR/USD bergerak menuju 1,1100 karena Indeks USD menghadapi beberapa hambatan.
  • Federal Reserve telah mengubah panduan sikap kebijakannya menjadi netral setelah menaikkan suku bunga secara berurutan sebesar 25 bp menjadi 5,00-5,25%.
  • Penurunan penyaluran kredit dari bank-bank Eropa dapat memaksa Bank Sentral Eropa untuk mengumumkan kenaikan suku bunga yang lebih kecil.
  • EUR/USD hampir menembus Ascending Triangle.

EUR/USD telah diperdagangkan dengan nyaman di atas resistensi kritis 1,0800 di awal sesi Eropa. Pasangan mata uang utama ini diharapkan akan melanjutkan perjalanan naiknya menuju resistensi level bulat di 1,1100 karena Federal Reserve (Fed) telah mengubah panduan sikap kebijakannya menjadi netral setelah menaikkan suku bunga secara berurutan sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 5,00-5,25%. Namun, jalan untuk mencapai suku bunga acuan Bank Sentral Eropa (ECB ) masih jauh dari selesai.

Indeks S&P500 berjangka telah menambahkan kenaikan yang layak di sesi Asia, menggambarkan pemulihan yang berarti dalam selera risiko investor. Ekuitas AS banyak dilepas oleh investor pada hari Rabu di tengah ketidakpastian mengenai peta jalan The Fed untuk menahan inflasi yang tinggi. Selain itu, pertumpahan darah di PacWest Bancorp memperbaharui kekhawatiran akan krisis perbankan AS. Bloomberg melaporkan bahwa PacWest Bancorp sedang mempertimbangkan opsi-opsi strategis, termasuk potensi penjualan.

Indeks Dolar AS (DXY) mempertahankan support terdekat di 101,07, namun, tidak adanya tanda-tanda pemulihan memperkuat bias turun. Perubahan bahasa Federal Reserve menjadi 'tindakan moneter akan bergantung pada data' dari 'beberapa pengetatan yang tepat akan diperlukan' telah memangkas ekspektasi pengetatan kebijakan lebih lanjut secara dramatis.

Saga Plafon Utang AS

Tidak dapat disangkal bahwa perubahan sikap kebijakan oleh Federal Reserve telah membebani Dolar AS. Sangat diantisipasi bahwa pengetatan kebijakan oleh Federal Reserve akan dihentikan sementara untuk saat ini mengingat krisis perbankan yang memuncak dan kekhawatiran yang semakin dalam akan resesi AS.

Selain itu, katalisator yang membatasi kenaikan Indeks USD adalah kekhawatiran perbankan AS yang baru dan kekhawatiran plafon utang.

Beberapa hari yang lalu, Presiden AS Joe Biden menolak negosiasi untuk menaikkan pagu utang AS dengan Partai Republik karena mereka mendukungnya dengan mengorbankan inisiatif pengeluaran Presiden. Gedung Putih belum siap untuk melakukan negosiasi, namun dampak dari penundaan pembicaraan plafon utang AS menghantui Indeks USD.

Departemen Keuangan AS telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan kehabisan dana pada awal Juni, yang akan mengakibatkan gagal bayar. Menurut analisa dari Dewan Penasihat Ekonomi Gedung Putih, gagal bayar yang berlarut-larut atas kewajiban pembayaran utang AS dapat mengakibatkan hilangnya 8,3 juta lapangan pekerjaan dan penurunan 6,1% dalam output ekonomi, seperti yang dilaporkan oleh Reuters.

Untuk menghindari keadaan seperti itu, Gedung Putih dapat datang lebih cepat ke meja perundingan jika tidak, maka akan menimbulkan kerusakan parah pada perekonomian AS.

Bank Sentral Eropa akan Menaikkan Suku Bunga Lebih Lanjut

Para pelaku pasar menunggu pengumuman keputusan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa untuk memahami seberapa cepat para pembuat kebijakan ingin menjinakkan inflasi Zona Euro yang membandel. Para investor terpecah mengenai laju kenaikan suku bunga karena tingkat pertumbuhan ekonomi Zona Euro telah merosot tajam. Reuters melaporkan bahwa penurunan penyaluran kredit dari bank-bank Eropa dan inflasi yang melunak memperkuat kasus kenaikan suku bunga yang lebih kecil dari pengumuman Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde. Namun, Anggota Dewan Gubernur Bank Sentral Eropa Isabel Schnabel mengatakan minggu lalu bahwa kenaikan suku bunga 50 bp sudah di depan mata.

Prospek Teknikal EUR/USD

Grafik EUR/USD

EUR/USD hampir menembus pola grafik Ascending Triangle yang terbentuk pada skala empat jam. Garis tren miring ke atas dari pola grafik ini digambarkan dari titik terendah 17 April di 1,0910, sementara resistensi horizontal ditempatkan dari titik tertinggi 14 April di 1,1076.

Exponential Moving Average (EMA) 10-periode yang bergerak maju di 1,1050 menyimpang dari pasangan mata uang yang sama, mengindikasikan kekuatan yang kuat pada kenaikan Euro.

Indeks Kekuatan Relatif telah bergeser ke kisaran bullish 60,00-80,00, yang menyampaikan bahwa lebih banyak kenaikan akan terjadi.

 

IMP Jasa S&P Global Rusia April Turun Dari Sebelumnya 58.1 Ke 55.9

IMP Jasa S&P Global Rusia April Turun Dari Sebelumnya 58.1 Ke 55.9
अधिक पढ़ें Previous

Kontrak Berjangka Emas: Kenaikan Lebih Lanjut Dalam Waktu Dekat

Berdasarkan laporan lanjutan dari CME Group untuk pasar emas berjangka, open interest naik untuk 4 sesi berturut-turut pada hari Rabu, kali ini sekita
अधिक पढ़ें Next