EUR/USD Menguatkan Keraguan Fed di Dekat Rintangan 1,1110 Meski Ada Krisis Perbankan dan ECB

  • EUR/USD menguat selama kenaikan tiga hari beruntun, mendorong resistensi utama.
  • Fed sesuai dengan prakiraan pasar dengan kenaikan suku bunga 0,25% namun membuka peluang untuk perubahan kebijakan dan membebani Dolar AS.
  • Kekhawatiran seputar bank-bank AS, berakhirnya plafon utang juga memberikan tekanan negatif pada Greenback meskipun data AS optimis.
  • ECB diharapkan akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 bp, namun panduan suku bunga akan menjadi kunci yang harus diperhatikan oleh para pembeli Euro.

EUR/USD berayun-ayun di sekitar level tertinggi dalam perdagangan harian karena para pembeli beristirahat sejenak setelah tren naik tiga hari di dekat 1,1090  menjelang sesi perdagangan utama Eropa pada hari Kamis.

Pasangan Euro memperbarui level tertinggi mingguannya setelah pengumuman kebijakan moneter dovish yang tersembunyi dari Federal Reserve (Fed). Namun, sentimen yang berhati-hati dan krisis perbankan mendorong kenaikan menjelang Keputusan Kebijakan Moneter Bank Sentral Eropa (ECB) yang sangat penting.

Pada hari Rabu, The Fed gagal meyakinkan pembeli Dolar AS meskipun telah menaikkan suku bunga acuan ke level tertinggi sejak 2007 karena Pernyataan Kebijakan Moneter membuka pintu untuk spekulasi seputar jeda dalam pengetatan kebijakan The Fed. Meskipun demikian, Ketua Fed Jerome Powell juga tampil positif sembari mengesampingkan kekhawatiran akan keruntuhan perbankan. Namun, penurunan kalimat dalam pernyataan yang menunjukkan perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut mendapatkan perhatian utama dan membebani Dolar AS meskipun ada langkah hawkish dari The Fed.

Selain kenaikan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin (bp), data AS yang optimis seharusnya juga menantang para pembeli EUR/USD, namun tidak terjadi di tengah krisis bank yang membayangi di AS dan kekhawatiran akan berakhirnya pagu utang.

Meskipun demikian, Perubahan Tenaga Kerja ADP AS naik ke 296.000 untuk bulan April dari 142.000 sebelumnya versus 148.000 prakiraan pasar. Selain itu, pertumbuhan gaji tahunan turun menjadi 13,2% dari 14,2%. Lebih lanjut, IMP Jasa ISM meningkat menjadi 51,9 di bulan April versus 51,8 prakiraan pasar dan 51,2 pembacaan sebelumnya. Namun, perlu dicatat bahwa IMP Jasa dan IMP Komposit Global S&P untuk bulan April turun menjadi 53,6 dan 53,4 dibandingkan 53,7 dan 53,5 sebelumnya.

Di sisi lain, PacWest Bancorp mengisyaratkan penjualan aset pada hari Rabu malam dan mendorong kekhawatiran pasar perbankan. Lebih lanjut, pernyataan Gedung Putih yang menyatakan bahwa gagal bayar hutang dapat menyebabkan 8,3 juta kehilangan pekerjaan juga membebani sentimen dan Dolar AS.

Dengan latar belakang ini, S&P 500 Futures mencetak penurunan ringan dengan mengikuti tolok ukur Wall Street. Perlu diperhatikan bahwa hari libur di Jepang membatasi pergerakan pasar obligasi di Asia.

Ke depannya, para pedagang EUR/USD akan memperhatikan Pengumuman Kebijakan Moneter ECB karena beberapa pihak memperkirakan kenaikan suku bunga sebesar 50 bp, dibandingkan mayoritas besar yang menyarankan kenaikan suku bunga acuan sebesar 0,25%. Selain suku bunga, bank sentral blok ini juga akan mengamati petunjuk mengenai tindakan di masa depan karena angka pertumbuhan terbaru dari benua lama telah lebih lembut sementara suku bunga yang lebih tinggi disebut sebagai kredit-negatif dalam pembaruan ECB terbaru. Jika bank sentral kawasan ini mengabaikan semua peluang dan tetap hawkish, pasangan mata uang utama tidak akan ragu untuk menyegarkan kembali level tertinggi multi-bulan.

Baca juga: Pratinjau ECB: 25 BP Tidak Sama dengan 50 BP

Analisis Teknikal

EUR/USD mempertahankan kenaikan yang terinspirasi oleh Federal Reserve dengan saluran tren naik selama tiga pekan, saat ini di antara 1,1110 dan 1,0950. Namun, perbedaan antara garis RSI (14) dan harga EUR/USD menantang para pembeli pasangan mata uang ini menjelang peristiwa penting.

 

Analisis Harga USD/JPY: Penjual Pertahankan Kendali di Dekat 134,50, Penurunan Lebih Lanjut Tampak Terbatas

USD/JPY bertahan lebih rendah di dekat level terendah mingguan di sekitar 134,50 pada Kamis pagi. Dengan demikian, pasangan Yen ini turun untuk hari k
Baca lagi Previous

Analisis Harga USD/CHF: Tampaknya akan Perbarui Terendah 2 Tahun, Fed Pertimbangkan Jeda Pengetatan Kebijakan

Pasangan USD/CHF menyaksikan penawaran jual besar-besaran dari para investor pada hari Rabu karena Federal Reserve (Fed) memberikan panduan netral set
Baca lagi Next