USD/CAD Mencoba Naik di Atas 1,3520 Menjelang Inflasi AS dan Kebijakan Bank of Canada

  • USD/CAD berusaha untuk menggeser bisnis di atas 1,3520 di tengah kecemasan menjelang Inflasi AS.
  • Federal Reserve kemungkinan akan mempertimbangkan satu kenaikan suku bunga lagi di bulan Mei di tengah kondisi pasar tenaga kerja yang ketat.
  • Bank of Canada akan mempertahankan suku bunga stabil karena inflasi Kanada melunak secara signifikan.
  • USD/CAD diperdagangkan di dalam Rising Channel, namun momentum kenaikan terlihat lemah.

USD/CAD berupaya untuk bertahan di atas resistensi terdekat di 1,3520 di sesi Asia. Aset USD/CAD mendapatkan daya tarik karena para investor menunggu rilis angka inflasi Amerika Serikat dan keputusan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC), yang akan dirilis pada hari Rabu.

Indeks S&P500 berjangka telah berubah menjadi negatif setelah menyerahkan kenaikan pembukaan karena ketegangan geopolitik antara Tiongkok dan Taiwan telah mendukung tema penghindaran risiko. Selain itu, para investor juga berhati-hati terhadap ekuitas AS karena musim laporan keuangan kuartalan akan segera dimulai.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) terus menerus memperbarui level tertinggi hari ini karena kondisi pasar tenaga kerja AS yang ketat telah memperkuat harapan akan kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve (Fed). Indeks USD telah mencetak level tertinggi di 102,25. Imbal hasil obligasi AS menunjukkan kinerja yang lemah meskipun ada peningkatan peluang kebijakan Federal Reserve yang hawkish untuk bulan Mei.

Federal Reserve akan Menaikkan Suku Bunga Lebih Lanjut Karena Tingkat Pengangguran Tetap Rendah

Data Ketenagakerjaan AS pada hari Jumat telah mengkonfirmasi bahwa kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve dan kondisi kredit yang ketat oleh bank-bank komersial setelah runtuhnya Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank berdampak minimal pada pasar tenaga kerja AS. Pada bulan Maret, ekonomi AS menambahkan 236.000, sedikit lebih rendah dari konsensus 240.000 tetapi jauh lebih rendah dari rilis sebelumnya 326.000. Tingkat Pengangguran turun lebih lanjut menjadi 3,5% dari konsensus dan rilis sebelumnya 3,6%.

Berkurangnya dampak kenaikan suku bunga terhadap pasar tenaga kerja AS telah memperkuat perlunya kenaikan suku bunga untuk menahan laju inflasi AS. Menurut ekspektasi pasar uang, 64% investor mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Federal Reserve.

Inflasi AS akan Memberikan Kejelasan Mengenai Panduan Suku Bunga Federal Reserve

Setelah data Nonfarm Payrolls (NFP) AS, para investor berfokus pada data Indeks Harga Konsumen (IHK), yang akan memberikan kejelasan yang lebih luas mengenai panduan suku bunga. Sesuai konsensus, inflasi umum akan turun menjadi 5,2% dari rilis sebelumnya sebesar 6,0%. Selain itu, IHK bulanan akan melambat menjadi 0,3% dari 0,4% yang dilaporkan sebelumnya. Harga minyak tetap lebih rendah di bulan Maret dan pengaruhnya diharapkan akan terlihat pada tekanan inflasi.

Namun, indeks biaya tenaga kerja AS yang naik karena kekurangan tenaga kerja membuat permintaan untuk barang-barang inti tetap bertahan. Hal ini dapat memaksa Ketua Federal Reserve Jerome Powell untuk mengambil langkah terakhir dengan mendorong suku bunga di atas 5% ke level menengah.

Bank of Canada akan Mempertahankan Suku Bunga Tidak Berubah

Pekan ini, Dolar Kanada akan menari mengikuti irama keputusan suku bunga Bank of Canada. Kelanjutan dari sikap kebijakan netral diharapkan dari Gubernur Bank of Canada Tiff Macklem karena inflasi Kanada melunak secara beruntun. Tingkat inflasi telah melambat menjadi 5,2% di bulan Februari karena kebijakan moneter Bank of Canada cukup terbatas untuk meredam tekanan inflasi.

Pekan lalu, data ketenagakerjaan Kanada tetap sangat ketat. Permintaan tenaga kerja melampaui ekspektasi secara signifikan dan Tingkat Pengangguran dipangkas lebih lanjut menjadi 5%. Hal ini dapat memberikan tekanan pada Bank of Canada untuk mempertimbangkan kembali sikap kebijakannya.

Prospek Teknikal USD/CAD

Grafik USD/CAD

USD/CAD diperdagangkan dalam pola grafik Rising Channel pada skala 1 jam dimana koreksi dianggap sebagai peluang beli oleh para pelaku pasar. Namun, momentum kenaikan terlihat lemah di tengah tidak adanya pergerakan tegak lurus oleh Dolar AS.

Relative Strength Index (RSI) (14) telah gagal naik di atas level 60,00 secara meyakinkan, mengindikasikan hilangnya momentum kenaikan pada aset USD/CAD.

Namun, Exponential Moving Average (EMA) 20-periode di 1,3509 terus memberikan perlindungan terhadap Dolar AS.

 

Survei Pengamat Ekonomi: Prospek Jepang Untuk Maret Di Atas Perkiraan (50.2): Aktual (54.1)

Survei Pengamat Ekonomi: Prospek Jepang Untuk Maret Di Atas Perkiraan (50.2): Aktual (54.1)
مزید پڑھیں Previous

Analisa Harga EUR/USD: DMA-10 Mendorong Penjual Intraday, 1,0850 adalah Pertahanan Terakhir Bagi Pembeli

EUR/USD masih ragu-ragu di sekitar 1,0920, baru-baru ini memantul dari level terendah perdagangan harian untuk mengurangi penurunan terbaru di tengah-
مزید پڑھیں Next