NZD/USD Bergulat untuk Geser Perdagangan di Atas 0,6260 karena Indeks USD Mencoba Pulih

  • NZD/USD menghadapi rintangan saat menggeser perdagangan di atas 0,6260.
  • Indeks USD telah menunjukkan pergerakan pemulihan, namun, bias ke sisi bawah tampak sehat di tengah sentimen risk-on.
  • Kenaikan suku bunga sebesar 25bp diprakirakan akan dilakukan oleh RBNZ, yang akan mendorong OCR ke 5%.

Pasangan NZD/USD berusaha keras untuk menggeser perdagangan di atas 0,6260 di sesi Asia. Aset Kiwi menghadapi rintangan karena Indeks Dolar AS (DXY) telah menunjukkan pergerakan pemulihan di dekat 102,40. Indeks USD telah menemukan bantalan perantara di sekitar 102,40, namun, bias turun belum memudar karena para investor terpecah mengenai keputusan suku bunga yang akan diambil oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan Mei.

Kontrak Berjangka S&P500 telah menghasilkan keuntungan yang signifikan di sesi Asia setelah hari Selasa yang berombak di tengah harapan bahwa kekhawatiran krisis perbankan Amerika Serikat akan surut lebih lanjut. Sentimen pasar secara keseluruhan terlihat positif di tengah meningkatnya selera risiko untuk aset-aset yang sensitif terhadap risiko. Permintaan obligasi pemerintah AS semakin berkurang di tengah melambatnya kegelisahan perbankan AS. Hal ini meningkatkan imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun ke 3,58%.

Ke depannya, rilis data Personal Consumption Expenditure (PCE) Price Index (Februari) akan menjadi data penting. Sesuai konsensus, PCE inti bulanan akan meningkat sebesar 0,4%, lebih rendah dari ekspansi sebelumnya sebesar 0,6%. Angka tahunan diperkirakan akan tetap stabil pada 4,7%. Perlambatan dalam laju belanja konsumen untuk barang-barang inti akan mengurangi kemungkinan kenaikan suku bunga oleh The Fed.

Sesuai dengan alat CME Fedwatch, kurang dari 50% peluang mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh The Fed untuk pertemuan bulan Mei.

Dari sisi Dolar Selandia Baru, para investor mengharapkan sikap kebijakan moneter yang tidak terlalu hawkish dari Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) pekan depan karena prospek ekonomi yang suram. Para analis di ANZ Bank memperkirakan RBNZ akan menaikkan suku bunga acuan sebesar 25bp menjadi 5,00% pada Rapat Kebijakan Moneter (MPR) hari Rabu mendatang. Perlambatan dalam laju kenaikan suku bunga adalah optimal untuk perekonomian yang melambat. Laporan dari Bank ANZ juga menyebutkan bahwa OCR akan mencapai puncaknya di 5,25% dengan satu kenaikan lagi di bulan Mei.

 

S&P 500 Futures, Yield Obligasi Treasury Cetak Kenaikan Tipis karena Optimisme Perbankan

Selera risiko tetap kuat meskipun pasar tidak aktif pada hari Rabu pagi karena para pedagang mencari konfirmasi optimisme perbankan di tengah kalender
Đọc thêm Previous

Analisis Harga GBP/JPY: Pembeli Siap Menerkam Lagi dengan Harga Murah

GBP/JPY naik di Asia karena Yen dijual. Para pembeli menunggu mencari harga murah seperti yang diilustrasikan berikut ini. Grafik 1 Jam GBP/JPY
Đọc thêm Next