Indonesia: Ekonomi Diprakirakan Tumbuh 4,5%-5,3% di Tahun 2023 – UOB

Enrico Tanuwidjaja, Ekonom UOB Group, menilai prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun ini.

Poin-Poin Penting

"Pertumbuhan ekonomi di tahun 2022 di seluruh wilayah Indonesia mencatatkan peningkatan dari tahun sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua) dengan pertumbuhan sebesar 7,49% (y/y), diikuti oleh Jawa sebesar 5,31% (y/y), Bali-Nusa Tenggara (Balinusra) sebesar 5,08% (y/y), Kalimantan sebesar 4,94% (y/y), dan Sumatera sebesar 4,69% (y/y)."

"Ekonomi Sumatera diprakirakan tumbuh di kisaran 4-4,8% pada tahun 2023; ekonomi Jawa di kisaran 4,8-5,6%; ekonomi Kalimantan di kisaran 3,5-4,3%, lebih rendah dari pertumbuhan sebelumnya; ekonomi Balinusra di kisaran 4,5-5,3%; ekonomi Sulampua di kisaran 7,2-8%."

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2023 diperkirakan berada dalam target Bank Indonesia (BI) sebesar 4,5-5,3%. Namun demikian, terdapat sejumlah risiko yang berpotensi menghambat pertumbuhan tahun ini seperti dampak kumulatif dari pengetatan kebijakan moneter global yang agresif, pemulihan ekonomi Tiongkok yang lebih lambat dari prakiraan, dan meningkatnya ketidakpastian global yang dapat menahan investasi asing dan membuat inflasi tetap tinggi dan meningkat karena gangguan rantai pasokan yang berkepanjangan."

EUR/HUF: Kegagalan untuk Pertahankan 379 dapat Berarti Pergerakan Turun yang Lebih Dalam Menuju 372 – SocGen

EUR/HUF telah mundur setelah menantang MA 200 di dekat 399/402. Penembusan di bawah level ini akan membuka lebih banyak penurunan menuju 372, kemudian
Baca selengkapnya Previous

Data Awal Tunjukkan Tingkat Ketahanan yang Signifikan setelah Gejolak – Tekanan di Sektor Perbankan – ANZ

Mempertahankan kepercayaan pada sistem perbankan sangatlah penting. Para ekonom di ANZ Bank berpendapat bahwa bank-bank sentral telah bertindak secara
Baca selengkapnya Next