Indeks Dolar AS Incar Kenaikan Bulanan Pertama dalam Lima Bulan Terakhir

  • Indeks Dolar AS memangkas kenaikan bulanan di tengah data AS yang beragam dan kekhawatiran atas geopolitik.
  • Taruhan hawkish The Fed membuat para pembeli DXY tetap optimis di tengah akhir yang lesu di bulan yang bergejolak.
  • Statistik tingkat kedua AS mengamati arah dalam perdagangan harian, beberapa tajuk utama seputar Tiongkok dan Rusia juga penting untuk dorongan baru.

Indeks Dolar AS (DXY) bertahan lebih rendah di dekat 104,60 selama sesi pertengahan Asia pada hari Selasa, setelah membukukan penurunan harian terbesar dalam lima hari. Perlu dicatat bahwa pelemahan greenback sebelumnya dapat dikaitkan dengan data AS yang beragam dan penurunan imbal hasil obligasi pemerintahAS. Bagaimanapun, jeda terbaru dalam DXY dapat dikaitkan dengan sentimen beragam di pasar menjelang rilis data AS tingkat kedua.

Pada hari Senin, indeks greenback terhadap enam mata uang utama mengikuti kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS di tengah beragamnya data AS dan menggoda para penjual DXY di sekitar level tertinggi beberapa hari.

Pesanan Barang Tahan Lama AS merosot -4,5% di bulan Januari versus -4,0% yang diharapkan dan 5,1% sebelumnya. Namun, Pesanan Barang Modal Non-Pertahanan non Pesawat terbang tumbuh 0,8% versus ekspektasi para analis 0,0% dan pembacaan -0,3% sebelumnya. Pada baris yang sama, Penjualan Rumah Tertunda AS naik 8,0% MoM versus 1,0% yang diharapkan dan 1,1% sebelumnya.

Dengan hal ini, imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun tiga basis poin (bp) menjadi 3,92% setelah tren kenaikan selama lima minggu sementara obligasi bertenor dua tahun mengikuti tren tersebut dengan turun dari level tertinggi tiga bulan ke 4,78%.

Namun, perlu dicatat bahwa para pengambil kebijakan The Fed mempertahankan bias hawkish mereka dan mendukung harapan kenaikan suku bunga The Fed, yang pada gilirannya menantang para penjual Indeks Dolar AS. Meskipun demikian, Gubernur Federal Reserve Philip Jefferson mengatakan pada hari Senin bahwa penting untuk kembali ke inflasi 2% untuk memungkinkan keuntungan ekonomi yang berkelanjutan. Reuters juga menggambarkan kekhawatiran atas sikap hawkish The Fed dengan mengatakan, "Data ekonomi bulan ini mencerminkan pasar kerja yang masih ketat dan inflasi yang tetap lengket, membuat para pedagang dana berjangka The Fed bertaruh pada suku bunga yang lebih tinggi, yang di AS saat ini terlihat mencapai puncaknya di bulan September di 5,4%, naik dari 4,58% saat ini."

Tidak hanya taruhan The Fed yang hawkish, tetapi kekhawatiran seputar hubungan AS-Tiongkok, meskipun baru-baru ini Gedung Putih menunjukkan perdamaian, juga membuat para pembeli DXY tetap optimis. Pada hari Senin, Penasihat Keamanan Nasional AS Jake Sullivan mengatakan dalam acara "State of the Union" di CNN, sikap Tiongkok terhadap invasi Rusia ke Ukraina menempatkannya pada posisi "canggung" secara internasional dan setiap dukungan senjata bagi Rusia akan datang dengan "akibat nyata".

"Meskipun hubungan dengan Beijing memburuk, Presiden AS Joe Biden diprakirakan tidak akan melakukan pembatasan-pembatasan baru yang ekspansif terhadap investasi Amerika di Tiongkok, menolak dorongan dari beberapa anggota 'hawk' di pemerintahannya dan di Kongres," lapor Politico pada hari Senin.

Di tengah-tengah permainan ini, Wall Street ditutup positif dan Kontrak Berjangka S&P 500 juga mencetak kenaikan tipis pada saat berita ini ditulis.

Selanjutnya, data AS tingkat kedua, yaitu Kepercayaan Konsumen dari Conference Board AS, Indeks Manajer Pembelian Chicago dan Indeks Manufaktur Richmond The Fed untuk bulan Februari, serta angka perdagangan awal AS untuk bulan Januari, akan menjadi penting untuk petunjuk arah selanjutnya.

Analisis Teknikal

Penembusan turun yang jelas dari garis tren naik berusia tiga minggu, saat ini merupakan resistance di sekitar 104,70, mengarahkan para penjual Indeks Dolar AS (DXY) ke level terendah mingguan sebelumnya di sekitar 103,75.

 

Kredit Sektor Swasta (Thn/Thn) Australia Januari Turun Ke 8% Dari Sebelumnya 8.3%

Kredit Sektor Swasta (Thn/Thn) Australia Januari Turun Ke 8% Dari Sebelumnya 8.3%
了解更多 Previous

Penjualan Ritel Australia Kuat dan Mengirim AUD/USD Uji 0,6750

Penjualan Ritel yang dirilis oleh Biro Statistik Australia adalah sebagai berikut: Penjualan Ritel Australia MoM Januari: 1,9% (estimasi 1,5%, sebe
了解更多 Next